Solok Selatan_Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0309/Soloi resmi ditutup melalui sebuah upacara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Sidomulyo Jorong Pincuran Tujuah Selatan, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kec. Sangir, Kab. Solok Selatan, Kamis, (21/08/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama 30 hari, dari 23 Juli hingga 21 Agustus 2025, ini berhasil merampungkan berbagai sasaran pembangunan fisik dan non-fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah.
Upacara penutupan yang di pimpin oleh Kasrem 032/Wirabraja Kolonel Inf Dedi Iswanto, S.I.P. ini dihadiri langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunnas, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan SKPD Dari jajaran TNI, tampak hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Momen penting dalam upacara ini adalah pembacaan amanat tertulis dari Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto yang pada saat bersamaan tengah mengahdiri penutupan TMMD di Tanah Karo.
Dalam laporannya, Komandan Kodim 0309/Solok, Letkol Kav Sapta Raharja S.I.P, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, menyatakan bahwa seluruh program telah tercapai 100%. Pelaksanaan TMMD didasarkan pada Surat Telegram Pangdam I/BB dan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemda Solok Selatan.
“Tujuannya adalah membantu Pemda Solok Selatan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun non-fisik, sehingga tercipta suasana kondusif bagi stabilitas keamanan daerah,” papar Dandim
Program ini mengerahkan 150 personel gabungan dari TNI, Pemda, Polres, dan komponen masyarakat. Sejumlah sasaran fisik yang berhasil diselesaikan antara lain:
* Pengeraan jalan sepanjang 2,7 Km
* Pembukaan jalan sepanjang 1,5 Km
* Tracking Jalur Pendakian Gunung Kerinci sepanjang 9km
* Pembangunan 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Serta semua program unggulan Kasad juga sudah tuntas di kerjakan.
Sementara sasaran non-fisik meliputi kegiatan penyuluhan, pembinaan, layanan masyarakat, serta pelatihan yang ditujukan untuk peningkatan kualitas SDM, wawasan kebangsaan, dan kesadaran bela negara.
Kasrem 032/Wirabraja Kolonel Inf Dedi Iswanto, S.I.P. menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati dan masyarakat Solok Selatab. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak lepas dari dukungan penuh anggaran dari Pemda dan partisipasi aktif masyarakat.
“Roh kegiatan TMMD ini ada di kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tanpa partisipasi masyarakat, kita tidak bisa berbuat apa-apa. TMMD adalah implementasi untuk mewujudkan kemanunggalan tersebut, sejalan dengan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),” ujar Suharyadi.
Ia menekankan bahwa program TMMD berfungsi sebagai katalis atau pemicu kemajuan. “Jalan yang terbangun ini menjadi katalis untuk mempercepat reaksi ekonomi dan sosial. Kami berharap masyarakat dapat memelihara, menjaga, dan syukur-syukur bisa meningkatkannya,” pesannya.
Senada dengan itu, Bupati Solok Selatan , H. Khairunnaz menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI dan semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa dampak TMMD jauh melampaui pembangunan fisik semata.
“Kegiatan ini luar biasa. Ini tidak hanya berbicara tentang wujud kasat mata fisik saja, tapi juga nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air yang dimunculkan. Manunggalnya TNI dan masyarakat itu yang terpenting,” ungkap Bupati.
Bupati juga berpesan agar hasil-hasil nyata dari TMMD ini dapat terus dipelihara demi kesejahteraan bersama dan berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus berlanjut. Penutupan TMMD ke-125 ini menjadi bukti konkret kolaborasi solid antara TNI, pemerintah, dan rakyat dalam mengakselerasi pembangunan daerah