Komandan Kodim 0309/Solok, Letkol Kav Sapta Raharja, S.I.P., M.Han., menggelar pertemuan bersama seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Wilayah Kodim 0309/Solok. Selasa (4/11/2025).
Kegiatan pertemuan dilaksanakan di Ruang Yudha Kodim 0309/Solok tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG sekaligus memberikan arahan penting terkait peningkatan kualitas pelayanan.
Dalam sambutannya, Letkol Kav Sapta Raharja,S.I.p. M.Han., menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh Kepala SPPG dalam menjalankan program MBG yang merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak di wilayah Kodim 0309/Solok.
“Kita harus pastikan bahwa pelaksanaan program MBG ini berjalan optimal dan tepat sasaran. Untuk itu, dibutuhkan evaluasi berkala serta peningkatan kapasitas dan kapabilitas dari para Kepala SPPG,” tegas Dandim.
Ia juga menekankan bahwa Kepala SPPG tidak hanya berperan sebagai pengelola dapur, tetapi juga sebagai pemimpin lapangan yang harus memiliki jiwa leadership kuat, mampu melakukan pengawasan secara intensif, dan menjamin mutu setiap proses penyediaan makanan bergizi.
“Pengawasan, ketelitian, dan kecepatan respons terhadap kendala di lapangan sangat dibutuhkan. Kepala SPPG harus tampil sebagai pemimpin yang solutif dan inspiratif di dapur MBG masing-masing,” lanjutnya.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung suksesnya Program MBG di Kodim 0309/Solok, yang telah berjalan di berbagai kecamatan dengan melibatkan banyak pihak, termasuk TNI, dinas terkait, dan masyarakat.
Di akhir pertemuan, Letkol Kav Sapta Raharja, S.I.P., M.Han., berharap agar seluruh Kepala SPPG terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta menjadikan program MBG sebagai ladang pengabdian terbaik untuk masyarakat.
Ini adalah tugas mulia dari negara, laksanakan tugas mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Pungkasnya.
Sementara Nindi Korwil Kab.Solok menyampaikan, kendala yang dihadapi di lapangan saat ini adalah terjadinya beberapa sekolah penerima manfaat melaksanakan MUO dengan pihak yayasan. Katanya.
Seharusnya yang menentukan penerima manfaat adalah Kapok Cam SPPG bukan Kepala Sekolah. Tegasnya.